Pertandingan babak perempat final turnamen Grand Slam Wimbledon 2026 menyajikan salah satu duel paling ikonik di Lapangan Utama. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, petenis legendaris Novak Djokovic harus berjuang ekstra keras selama 5 jam 15 menit sebelum akhirnya menyudahi perlawanan sengit dari Felix Auger Aliassime lewat drama lima set yang berakhir dramatis di super tie-break. Kemenangan luar biasa ini mengantarkan sang bintang asal Serbia ke babak semifinal untuk menghadapi tantangan besar dari petenis unggulan Italia, Jannik Sinner.
Related Stories
Laga ini berjalan sangat ketat sejak set pertama dibuka. Menurut pantauan redaksi, tensi tinggi langsung terasa ketika kedua petenis saling mempertahankan gim servis masing-masing hingga harus diselesaikan melalui tie-break panjang yang akhirnya dimenangi oleh Novak Djokovic dengan skor ketat 12-10. Duel ini sempat diwarnai kecemasan dari kubu Serbia karena Novak Djokovic harus meminta jeda medis akibat mengalami masalah pada betis kanan sebelum akhirnya memutuskan untuk terus melanjutkan pertandingan.
Memasuki set kedua, keadaan berbalik menguntungkan Felix Auger Aliassime setelah sang rival asal Kanada tersebut berhasil memanfaatkan momentum dari kesalahan ganda yang dilakukan oleh petenis Serbia. Berdasarkan pengamatan lapangan, Felix Auger Aliassime merebut set kedua dengan keunggulan 6-3 tepat sebelum panitia memutuskan untuk menutup atap stadion karena kondisi cuaca. Setelah jeda penutupan atap selesai, Novak Djokovic kembali menemukan ritme permainan terbaiknya dan sukses mengamankan set ketiga dengan keunggulan 6-3.
Drama sesungguhnya terjadi di set keempat saat Felix Auger Aliassime memperlihatkan daya juang yang luar biasa setelah sempat tertinggal akibat servisnya dipatahkan di awal set. Menurut catatan jalannya pertandingan, petenis nomor empat dunia tersebut berhasil melakukan break balik dan memaksakan tie-break kedua, yang kali ini berhasil ia menangi untuk memaksa pertandingan berlanjut ke set penentu setelah melewati pertempuran selama empat jam penuh.
Pada set kelima yang melelahkan, kedua pemain yang sudah tampak kehabisan tenaga tetap menyuguhkan kualitas permainan kelas atas di hadapan publik All England Club. Berdasarkan pantauan redaksi, ketegangan mencapai puncaknya di babak super tie-break 10 poin, di mana ketenangan dan kematangan mental Novak Djokovic terbukti menjadi pembeda utama. Ia sukses merebut keunggulan mini-break krusial hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 7-3 di babak penentuan tersebut.
Read Also
Wimbledon 2026: Sonego dan Berrettini Kejar Rekor Bersejarah — Lorenzo Sonego dan Matteo Berrettini bertanding di babak ketiga Wimbledon 2026 demi mencetak rekor m...