Momen mengharukan terjadi di sela-sela pertandingan sengit perebutan tempat ketiga Piala Dunia yang mempertemukan tim nasional Inggris dan Prancis. Menurut laporan saat jeda pertandingan, asisten pelatih timnas Inggris, Anthony Barry, terlihat sangat emosional dan harus menahan air mata ketika melakukan wawancara langsung dengan media BBC.
Related Stories
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, pria berusia empat puluh tahun asal Liverpool tersebut mengungkapkan rasa bangganya yang luar biasa terhadap performa skuad The Three Lions. Anthony Barry menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa frustrasi meskipun timnya baru bisa tampil luar biasa di laga ini, melainkan merasa kesulitan menemukan kata-kata yang tepat untuk melukiskan ketangguhan para pemain.
Menurut mantan pesepak bola profesional tersebut, seluruh pemain Inggris sebenarnya turun ke lapangan dengan kondisi hati yang hancur setelah kegagalan melangkah ke babak final dalam dua hari terakhir. Namun, kebersamaan dan semangat juang tinggi yang telah dibangun oleh tim kepelatihan selama tujuh minggu terakhir mampu membuat mereka tetap memberikan performa terbaik di atas lapangan.
Berdasarkan catatan redaksi, Anthony Barry juga menyadari akan ada penilaian sinis dari publik bahwa penampilan apik ini sudah terlambat. Kendati demikian, tangan kanan Thomas Tuchel tersebut tetap mengapresiasi kerja keras timnya yang mampu unggul telak di babak pertama saat menghadapi lawan tangguh sekelas Prancis.
Asisten pelatih yang juga pernah mendampingi Thomas Tuchel sewaktu menangani Bayern Munchen itu berharap seluruh pendukung di kampung halaman dapat merasakan kebanggaan yang sama atas dedikasi para pemain di sisa waktu pertandingan.
Read Also
Inggris Raih Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Prancis 6-4 — Tim nasional Inggris sukses mengamankan posisi ketiga Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Prancis d...