Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 resmi berakhir dengan menempatkan Svizzera sebagai tim terakhir yang berhasil menembus babak perempat final. Berdasarkan pengamatan tim redaksi pada laga yang berlangsung di BC Place, Vancouver, Canada, duel sengit melawan Colombia ini berjalan sangat ketat namun minim peluang emas. Skor kacamata terus bertahan sepanjang waktu normal hingga babak perpanjangan waktu selesai, sebelum akhirnya pemenang harus ditentukan melalui drama adu penalti.
Related Stories
Menurut pantauan redaksi, Svizzera harus tampil tanpa kekuatan penuh menyusul absennya Manzambi akibat cedera lutut parah serta Ruben Vargas yang terpaksa memulai laga dari bangku cadangan. Pelatih Murat Yakin mengandalkan trio Dan Ndoye, Breel Embolo, dan Fabian Rieder di lini depan. Sementara itu, Colombia di bawah asuhan Nestor Lorenzo kembali menurunkan penyerang andalan Luis Suarez sejak menit awal pertandingan untuk menggantikan posisi Jhon Cordoba.
Atmosfer stadion didominasi oleh warna kuning dari para pendukung Colombia yang hadir jauh lebih banyak ketimbang suporter Svizzera. Sejak peluit pertama dibunyikan, tempo permainan berjalan cukup tinggi namun kedua tim kerap tertahan di sektor tengah. Colombia sempat mengancam lewat tendangan melengkung Gustavo Puerta yang mampu ditepis secara spektakuler oleh Gregor Kobel, sebelum akhirnya kiper Colombia, Camilo Vargas, juga melakukan penyelamatan gemilang dari peluang emas milik Fabian Rieder dan Dan Ndoye.
Memasuki babak kedua, Svizzera langsung melakukan penyegaran dengan memasukkan Djibril Sow menggantikan Ardon Jashari. Gelandang anyar tersebut langsung mendapatkan peluang emas di depan gawang, namun tendangannya melebar karena terpeleset saat mengeksekusi bola. Berdasarkan pengamatan lapangan, intensitas permainan sempat meningkat ketika Luis Diaz dan Luis Suarez bergantian meneror lini pertahanan Svizzera, tetapi penyelesaian akhir yang buruk membuat papan skor tidak berubah.
Kedua pelatih mencoba menyiasati kebuntuan dengan melakukan sejumlah pergantian pemain di sisa waktu babak kedua, termasuk menarik keluar James Rodriguez dan Ricardo Rodriguez. Kendati demikian, faktor kelelahan dan sikap berhati-hati dari kedua tim membuat pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Pada masa ekstra tersebut, peluang emas dari Jaminton Campaz dan Zeki Amdouni sama-sama gagal membuahkan hasil karena ketangguhan performa masing-masing penjaga gawang.
Dari pantauan redaksi, laga akhirnya harus diselesaikan melalui babak adu penalti setelah skor tetap 0-0 hingga menit ke-120. Dalam drama penentuan ini, dua eksekutor Colombia yaitu Davinson Sanchez dan Juan Camilo Hernandez gagal menunaikan tugasnya dengan baik. Kegagalan tersebut dimanfaatkan dengan sempurna oleh Ruben Vargas yang maju sebagai penendang penentu untuk memastikan kemenangan Svizzera dan mengunci tiket perempat final guna menghadapi Argentina.
Read Also
Argentina Lolos Dramatis ke Babak 16 Besar Usai Tekuk Capo Verde — Argentina bersusah payah menundukkan Capo Verde dengan skor 3-2 lewat babak perpanjangan waktu demi ...