Langkah awal Ekhator bersama Juventus tidak berjalan sesuai harapan akibat nasib buruk yang menimpanya di lapangan hijau. Rekrutan anyar Juventus tersebut terpaksa menyudahi pertandingan lebih cepat pada babak pertama dalam laga uji coba pramusim melawan klub asal Swiss, Basilea. Pertandingan ini sekaligus menjadi laga perdana bagi skuad asuhan pelatih Luciano Spalletti dalam mempersiapkan tim menghadapi kompetisi musim baru.
Related Stories
Berdasarkan laporan di lapangan, striker yang dipercaya tampil sejak menit pertama tersebut mengeluhkan masalah fisik yang langsung memicu kekhawatiran besar di jajaran staf kepelatihan. Akibat cedera tersebut, posisinya di lini depan kemudian digantikan oleh Lois Openda. Pengamatan tim redaksi menilai bahwa kehilangan penyerang baru di awal masa persiapan seperti ini tentu menjadi pukulan telak bagi skema taktis yang sedang dibangun oleh Luciano Spalletti.
Menurut kronologi kejadian, sang pemain tampak terjatuh dan berulang kali memegangi lututnya yang kesakitan sebelum akhirnya mampu bangkit dan meninggalkan lapangan tanpa bantuan tandu. Insiden tersebut terjadi ketika Juventus sedang melakukan skema serangan balik cepat. Saat berusaha menjangkau umpan terobosan, Ekhator terlibat benturan fisik yang cukup keras dengan salah satu bek lawan hingga membuatnya terkapar di lapangan.
Catatan redaksi menunjukkan bahwa pihak medis klub masih harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut dalam beberapa jam ke depan untuk mengetahui tingkat keparahan cedera sang pemain. Manajemen Juventus dan seluruh pendukung klub kini berharap agar masalah fisik yang menimpa Ekhator tidak sekadar menyudahi laga debutnya, melainkan juga tidak memaksanya absen dalam jangka waktu yang lama di awal musim ini.
Read Also
Agnelli Menang di Pengadilan Uni Eropa, Keadilan Olahraga Berubah — Pengadilan Uni Eropa memberikan putusan penting yang mendukung Andrea Agnelli dan berpotensi merevol...