Menurut laporan dari pertandingan persahabatan pramusim di Swiss, Juventus mengawali laga perdana mereka di bawah asuhan pelatih Luciano Spalletti dengan hasil imbang 0-0 melawan Basilea. Karena sejumlah pilar utama masih absen setelah berlaga di Piala Dunia, sang pelatih memilih untuk menurunkan kombinasi pemain baru dan beberapa pilar muda sejak menit pertama.
Related Stories
Berdasarkan jalannya babak pertama, nasib sial menimpa penyerang muda Bianconeri, Ekhator. Pemain bertalenta tersebut terpaksa meninggalkan lapangan sebelum laga berjalan genap tiga puluh menit akibat mengalami cedera otot pada paha kanannya, yang kemudian membuatnya harus dikompres menggunakan kantong es di bangku cadangan.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa pertandingan berjalan semakin sengit pada paruh kedua ketika terjadi perombakan massal di kubu Juventus. Petaka hampir menimpa tim tamu saat gelandang asal Brasil, Arthur, melakukan pelanggaran keras terhadap Otele di dalam kotak terlarang sehingga wasit menunjuk titik putih untuk keuntungan tuan rumah.
Catatan redaksi mengonfirmasi aksi heroik penjaga gawang Mattia Perin yang masuk di babak kedua berhasil menyelamatkan muka Juventus dari kekalahan. Penjaga gawang berpengalaman tersebut secara luar biasa mampu membaca arah bola dan menepis eksekusi penalti yang dilepaskan oleh Otele, sehingga skor kacamata tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Seusai pertandingan, Luciano Spalletti memberikan evaluasi mengenai performa Douglas Luiz yang dinilai telah memberikan sinyal positif meski masih harus meningkatkan mobilitasnya demi membantu pertahanan tim. Sang pelatih juga berharap cedera yang dialami oleh Ekhator tidak terlalu parah dan meminta para pemain muda untuk lebih berani mengambil tanggung jawab di lapangan.
Read Also
Agnelli Menang di Pengadilan Uni Eropa, Keadilan Olahraga Berubah — Pengadilan Uni Eropa memberikan putusan penting yang mendukung Andrea Agnelli dan berpotensi merevol...